Home / Update / Cabang / Galuh Scout Rescue Langsung Terjun Atasi Kebakaran Hutan Jati

Galuh Scout Rescue Langsung Terjun Atasi Kebakaran Hutan Jati

Pramuka Jabar – Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) beberapa bulan terakhir ini menjadi trend berita nasional. Peristiwa Karhutla di dua pulau besar di Indonesia, Sumatera dan Kalimantan yang masih dalam penanganan kembali menggugah kepedulian masyarakat terhadap bencana, khususnya karhutla di masa-masa puncak musim kemarau.

Salah satu respon Pramuka Jabar dalam menyikapi potensi kebencanaan di Jawa Barat ini adalah dengan mengukuhkan Bidang Pengabdian Masyakat menjadi dua tugas yaitu untuk urusan Lingkungan Hidup dan Siaga Bencana.

Kwartir Cabang Kab. Ciamis 19-20 September lalu menyelenggarakan Pelatihan Manajemen Kebencanaan Bagi para Pembina Pramuka sekabupaten Ciamis. Pelatihan yang diikuti 40 orang utusan Kwarran itu dilaksanakan di Hutan Pinus Darmacaang, Cikoneng, Kab. Ciamis.

Pelatihan ini bertujuan untuk melatih kepekaan, responsibility, manajemen setiap Pramuka dalam menghadapi situasi kebencanaan. Semangat dan antusias para peserta sangat tinggi karena berbagai materi dalam pelatihan itu semakin membangun kesiagaan dan menjadi modal dasar bagi mereka yang menamakan diri Galuh Scout Rescue (GSR). Mereka jadi semakin siap dalam menghadapi berbagai bencana yg mungkin timbul, walau sarana dan prasarana terbatas.

Beberapa narasumber dalam pelatihan tersebut berasal dari berbagai unsur seperti Unsur Pramuka khusus bidang Abdimas dikomandoi oleh Waka Abdimas & LH, Kak Kurniawan SH , Kak Yayat Ruhyat, Andalan Cabang Bidang. Abdimas. Narasumber lainya dari Unsur BPBD Kab. Ciamis di komandoi oleh Kang Erik, Kang Itonk dan Kang Yudi Budiman.

Rupanya alam langsung menguji mereka yang baru saja menyelesaikan pelatihan. Keesokan harinya, Sabtu 21 September, sekira pukul 15.30 terjadi bencana kebakaran di Hutan Jati yang terjadi di Blok Petak 75 C Hutan Jati Gunung Geger Bentang. Tepatnya di pinggir Jalan Raya  Pamarican – Cikupa, Lumbungsari, Pamarican, Kab Ciamis.  Luas lahan terbakar mencapai lebih dari 3 hektar.

GSR langsung bergabung dengan Petugas dari Perhutani, Koramil Pamarican, Polsek Pamarican, Relawan Tagana, LMDH dan juga masyarakat lainnya langsung berkoordinasi dan menuju titik api. . Mereka bekerjasama memadamkan api yang menyebar dengan peralatan seadanya dan teknik ilaran, sementara penyebab kebakaran belum dapat dipastikan. Api berhasil dipadamkan dua jam kemudian.

Dari peristiwa penanggulangan bencana tersebut, GSR melalui juru bicaranya, Yayat Ruhyat,  berharap bisa melengkapi diri dengan peralatan yang lebih memadai dalam menanggulangi berbagai bencana yang bisa terjadi kapan saja. (Pubdokinfo Pramuka Jabar).-

 

About Adi Raksanagara

Check Also

Saka Pariwisata Kab. Tasikmalaya Dilibatkan Dalam Pengembangan dan Penataan Potensi Pariwisata Daerah

  Pramuka Jabar – Dalam upaya meningkatkan kualitas giatnya, Saka Pariwisata Kabupaten Tasikmalaya mengikuti Bimbingan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *